Random Template

Prime Noni/Noni Juice

Ad

Selasa, 13 Agustus 2013

Mengobati Cacingan dengan Tanaman Delima

Delima


Tanaman buah Delima atau yang akrab dikenal dalam bahasa Inggrisnya, Pomegranate, adalah salah satu tanaman langka yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Salah satu khasiat tanaman Delima yang paling dahsyat adalah dapat mengobati seseorang dari infeksi cacing (cacingan). Jadi, mulai sekarang, Anda tidak perlu khawatir lagi jika buah hati Anda terindikasi menderita cacingan.
Tanaman Delima (Punica granatum) merupakan tanaman tropis perdu dengan bentuk pohon kecil atau sedang. Yang paling terkenal dari tanaman ini adalah buahnya.
Buah Delima di Indonesia terbagi menjadi tiga jenis yaitu Delima merah, Delima putih, dan Delima ungu. Buah dengan diameter mencapai 12 cm ini, dikenal memiliki zat antiradikal bebas yang tinggi.
Selain itu, buah Delima juga dikenal karena bentuknya yang unik. Buah Delima berbentuk bulat dengan biji yang banyak tersebar di dalamnya.
Sayangnya, daging buah Delima yang berwarna transparan sangat tipis. Saat memakan buah yang juga disebut sebagai buah surga ini, Anda seolah-olah hanya menemukan bijinya saja di dalam buah.
Tanaman dengan tinggi maksimal sekitar lima meter ini merupakan tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan semua bagiannya sebagai obat.
Untuk mengobati penyakit cacingan, bagian tanaman Delima yang dimanfaatkan adalah akar dan kulit buahnya. Akar dan kulit buah Delima mengandung senyawa alkaloid peletierin yang dikenal ampuh melumpuhkan cacing yang menginfeksi tubuh manusia, seperti cacing kremi, cacing gelang, hingga cacing pita.
Senyawa tersebut membuat cacing yang menempel, melepaskan diri dari usus dan ikut larut bersama kotoran. Oleh sebab itu, Delima sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak karena anak-anak adalah kelompok umur yang paling mudah terinfeksi cacingan.

Membuat Ramuan Delima untuk Mengobati Cacingan

Untuk membuat ramuan herbal dari tanaman Delima, Anda tidak perlu repot mencari akar Delima yang masih segar. Akar Delima yang sudah dikeringkan juga dapat dimanfaatkan.
Bahan tersebut dapat ditemukan pada toko yang biasa menjual bahan obat tradisional. Untuk membuat ramuan herbalnya, ikuti langkah berikut.
  • Ambil 7 gram akar Delima yang sudah dikeringkan. Lalu, potong-potong menjadi bagian yang lebih kecil.
  • Rebus akar Delima yang sudah dipotong dalam satu gelas air putih hingga mendidih selama 15 menit.
  • Matikan api dan diamkan sampai dingin. Lalu, saringlah air sari rebusan tersebut.
  • Minum air rebusan tersebut secara rutin satu kali setiap hari sebelum sarapan.
Sebaiknya tidak mengonsumsi Delima secara berlebihan. Beberapa orang yang tidak terbiasa dengan kandungan alkaloid dapat merasakan efek pusing, lemas, bahkan penglihatan dapat menjadi kabur.
Karena pengobatan dengan Delima dianjurkan dilakukan secara rutin, alangkah baiknya bila dibarengi dengan konsultasi ke dokter mengingat kandungan alkaloid pada Delima.
Anda atau keluarga yang menderita cacingan bisa mengonsumsi ramuan herbal ini secara rutin dengan takaran yang semestinya supaya efek pengobatannya paten dan tidak menyebabkan timbulnya masalah kesehatan baru.

Baca informasi lengkapnya di: http://www.deherba.com/mengobati-cacingan-dengan-tanaman-delima.html#ixzz2bue4fql4




Minggu, 11 Agustus 2013

Daun Sendok, Tumpas Gangguan Saluran Kencing

Daun sendok
Daun sendok (Plantago mayor) dapat dengan mudah ditemukan di pekarangan, perkebunan teh dan karet, maupun hutan yang lembab. Meski sering dianggap sebagai tanaman gulma, tanaman dengan bentuk daun menyerupai sendok ini, ternyata memiliki banyak manfaat kesehatan.
Di Jawa, Daun sendok dikenal dengan nama Sangkabuah, Sangkuah, Sembung otot, dan Suri pandak. Sedangkan, orang sunda mengenalnya dengan nama Ki urat dan Ceuli.
Tinggi tanaman ini hanya mencapai 60-80 cm saja dengan daun tunggal bertangkai panjang, berbentuk bulat telur sampai lanset melebar. Biasanya, daun muda dari tanaman Daun sendok dimasak oleh masyarakat sebagai sayuran, maupun sebagai pelengkap salad.

Melancarkan Seni dengan Ramuan Daun Sendok

Dalam dunia pengobatan, Daun sendok dapat digunakan untuk mengatasi sejumlah gangguan pada saluran kencing, termasuk peradangan yang terjadi, seperti akibat batu ginjal, pembengkakan dan radang prostat, serta infeksi saluran kencing.
Bagaimana Daun sendok membantu mengatasi sejumlah penyakit tersebut? Dalam suatu penelitian yang dilakukan terhadap khasiat tanaman ini, Daun sendok terbukti ampuh meluruhkan seni yang tersumbat dengan kandungan kalium yang dimilikinya.
Mekanisme ini tentu saja berperan penting dalam pengobatan sejumlah penyakit di atas, termasuk dalam membantu proses pelarutan dan peluruhan endapan kalsium dan magnesium dari batu ginjal. Selain itu, efek farmakologis lain yang dapat ditemukan dari Daun sendok, antara lain sifat antibakteri dan antiinflamasi.
Untuk melancarkan seni yang tersendat, ramuan Daun sendok berikut dapat dicoba sebagai alternatif upaya pengobatan secara tradisional.
Karena prosesnya tidak terlalu sulit, ramuan Daun sendok ini dapat Anda buat sendiri di rumah. Untuk mempermudah, Anda dapat memilih cara membuat ramuan dengan merebus atau menghancurkan daunnya.
Cara pertama:
  • Ambil sebanyak 6 ons Daun sendok segar yang baru dipetik dan rebus dalam 3 liter air putih.
  • Tunggu air rebusan tersebut mendidih hingga tersisa menjadi separuhnya.
  • Dinginkan dan minum ramuan tersebut dalam sehari.
Cara kedua:
  • Ambil Daun sendok segar secukupnya dan cuci bersih.
  • Hancurkan dengan cara ditumbuk atau diblender sampai lumat.
  • Saring air sari Daun sendok tanpa menambahkan air lagi dan kumpulkan dalam gelas.
  • Lakukan langkah 1-3 sampai air sari dalam gelas mencapai setengah gelas.
  • Tambahkan satu sendok makan Madu dan langsung minum sampai habis.
  • Minumlah secara rutin, satu kali sehari.
Cukup mudah bukan membuat ramuan herbal dengan bahan Daun sendok ini? Tentu saja, pengobatan dengan Daun sendok ini perlu diikuti juga dengan pola makan dan pola hidup yang sehat.
Dianjurkan untuk mengonsumsi sayur dan buah berserat yang diimbangi dengan cukup air putih dan hindari makanan berminyak dan berkadar lemak tinggi. 


Baca informasi lengkapnya di: http://www.deherba.com/daun-sendok-tumpas-gangguan-saluran-kencing.html#ixzz2bftvqxy2

Daun Kemuning, Atasi Infeksi Saluran Kencing

Kemuning
Kemuning (Murraya paniculata) dikenal dengan aromanya yang khas dan tajam, terutama pada malam hari, dan dapat sangat mudah ditemukan di pemukimam kalangan masyarakat tradisional Minangkabau yang kerap menjadikan akar tanaman ini sebagai bahan baku untuk membuat ladiang (golok). Tak hanya itu, kayu tanaman Kemuning pun sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan tongkat dan sempoa.
Selain ditanam sebagai tanaman hias atau tanaman pagar, Kemuning dapat ditemukan secara liar di daerah tepi hutan dan semak belukar dengan ketinggian sampai 400 m dpl. Uniknya, tanaman Kemuning memiliki banyak variasi morfologi dalam ukuran besar.
Umumnya, tanaman Kemuning yang ditanam di pekarangan, merupakan jenis yang berukuran kecil yaitu dengan ketinggian 3-8 meter, dengan dedaunan yang kecil dan lebat. Batang tanaman Kemuning keras dan beralur.
Sedangkan, bagian bunganya memiliki kemiripan fisik dengan bunga Melati. Karena itu, di Inggris, Kemuning dikenal dengan istilah orangejessamine. Bagian dari tanaman Kemuning yang sering digunakan sebagai obat antara lain bagian akar, kulit batang, dan daun.

Cara Membuat Ramuan Daun Kemuning

Di bidang kesehatan, masyarakat Indonesia dan Filipina secara tradisional menggunakan Kemuning untuk mengatasi diare dan disentri secara tradisional.
Secara empiris, tanaman Kemuning terbukti ampuh mengatasi rematik, radang saluran nafas dan kemih, obesitas, tukak lambung, dan infeksi saluran kencing.
Infeksi saluran kencing/infeksi saluran kemih, umumnya disebabkan karena serangan bakteri yang menginfeksi saat imunitas tubuh kita lemah.
Apabila Anda termasuk salah satu dari antara mereka yang sedang menderita penyakit ini, tidak ada salahnya mencoba ramuan alami di sekitar kita seperti dengan daun Kemuning.
Dengan memanfaatkan daun Kemuning dan meramunya sendiri, Anda tidak perlu menguras banyak uang untuk berobat ke dokter atau membeli obat herbal instant yang belum tentu alami.
Daun tanaman Kemuning cukup mudah diolah. Anda hanya perlu telaten dan rutin mengonsumsinya. Berikut cara mengolah tanaman Kemuning untuk mengobati infeksi saluran kencing.
  • Ambillah daun Kemuning segar sebanyak 35 gram, lalu cuci bersih.
  • Rebus daun Kemuning dalam 3 gelas air putih sampai air berkurang menjadi separuh (satu setengah gelas).
  • Matikan api dan diamkan air rebusan daun Kemuning sampai dingin.
  • Saring air rebusan daun Kemuning.
  • Minum air rebusan sebanyak tiga kali sehari, dengan takaran setengah gelas setiap kali minum.
  • Lakukan secara rutin sampai Infeksi saluran kencing berangsur sembuh.
Lamanya khasiat herbal bekerja akan berbeda antara satu orang dengan yang lainnya karena faktor kondisi tubuh yang berbeda. Yang jelas, pengobatan penyakit apapun dengan tanaman herbal memang memerlukan kesabaran dan konsistensi. Meski begitu, pengobatan infeksi saluran kencing dengan tanaman Kemuning tidak akan menimbulkan efek samping apapun.


Baca informasi lengkapnya di: http://www.deherba.com/daun-kemuning-atasi-infeksi-saluran-kencing.html#ixzz2bfszVIQH

Minggu, 07 Juli 2013

Manfaat Bunga Rosella Sebagai Anti-Kanker dan Anti-Hipertensi

Mayoritas orang jelas tahu manfaat bunga Rosella, minimal dari maraknya pemasaran teh herbal yang beredar di pasaran. Teh bunga Rosella dikenal dengan rasanya yang asam dan menyegarkan. Bunganya merupakan bunga tunggal dan memiliki sekitar 8-11 helai kelopak dengan panjang sekitar 1 cm dan berwarna merah. Kelopak bunga Rosella banyak dimanfaatkan oleh mayoritas masyarakat untuk bahan minuman kesehatan.
Sebenarnya, seluruh bagian tanaman ini memiliki manfaatnya tersendiri mulai dari kelopak bunga, buah, sampai daunnya. Selain bisa dimanfaatkan untuk membuat teh, puding, salad, dan sirup dengan rasa yang menyegarkan, bunga Rosella juga sangat ampuh untuk mengobati berbagai jenis penyakit seperti kanker dan hipertensi.
Beberapa zat gizi yang terkandung di dalam bunga Rosella meliputi protrin, riboflavia, niasin, dan juga zat besi dalam kadar yang cukup tinggi. Bahkan, kandungan zat besinya mencapai 8,89 mg/100 gramnya.
Selain itu, bunga Rosella juga mengandung vitamin C, vitamin A, dan juga belasan jenis asam amino yang sangat diperlukan tubuh. Misalnya, kandungan arginin yang berfungsi untuk meremajakan sel.
Rosella juga mengandung kalsium, protein, dan zat besi yang berperan dalam pembentukan sel darah merah. Makanya, dengan mengonsumsi Rosella secara konsisten, kebutuhan tubuh akan zat besi dapat terpenuhi sehingga proses pembentukan hemoglobin dapat berlangsung secara normal.
Seiring dengan banyaknya orang yang mengonsumsi Rosella secara tradisional, terutama untuk alasan kesehatan, maka semakin tinggi rasa penasaran para ilmuwan untuk meneliti kandungan dan khasiat di dalam tanaman ini. 
Misalnya, penelitian atas tanaman Rosella dilakukan oleh Fakultas Ilmu dan Teknologi Pangan IPB di tahun 2006 silam, yang mengungkapkan bahwa tanaman Rosella memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dengan jumlahnya yang mencapai 1,7 mmol/ prolox.
Untuk mendapatkan jumlah antioksidan sebanyak itu, hanya dibutuhkan 3 kuntum Rosella yang dikeringkan, dengan berat sekitar 1,5 gram saja.
Dengan kandungan antioksidan yang tinggi, konsumsi Rosella secara rutin tentu dapat membuat radikal bebas yang merusak bagian inti sel bisa disingkirkan.
Itulah yang menyebabkan tanaman Rosella ini memiliki khasiat anti-kanker. Kandungan yang paling bermanfaat ialah antosianin yang berperan dalam menghindarkan kerusakan sel dari bahaya sinar ultraviolet berlebihan.
Sama halnya dengan hasil penelitian ilmuwan IPB, hasil serupa juga diperoleh oleh John McIntosh dari Selandia Baru, yang meneliti tanaman Rosella dengan cara mengekstraknya pada suhu 50 derajat selama lebih kurang 36 jam.
Kemudian, 3 gram Rosella yang sudah kering tersebut, diencerkan di dalam air sebanyak 300 ml. Lalu, larutan tersebut dimasukkan dalam tabung spektrofotometer.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Rosella memang mengandung antosianin sebanyak 51 presen dan antioksidan sebanyak 24%.
Hasil temuan tersebut kemudian digunakan oleh Yun-Ching Chang dari Taiwan untuk menguji seberapa besar efektifitas Rosella dalam menghambat aktifitas leukemia atau kanker darah.
Hasilnya, pigmen alami tanaman Rosella bukan hanya dapat menghambat pergerakan kanker, namun juga dapat mematikannya. Dosis normal yang diberikan ialah 4 mg/ml Rosella.
Selain untuk kanker, Rosella juga berperan untuk menurunkan tekanan darah tinggi (anti-hipertensi). Penelitian yang dilakukan oleh Haji Tarkhani dan Haji Faraji dari Iran menyebutkan bahwa Rosella memiliki sifat hipotensif atau anti-hipertensi.
Pengujian tersebut pernah dilakukan pada sebanyak 54 orang penderita hipertensi yang diberikan secangkir teh Rosella. Hasilnya, setelah 12 hari mengonsumsi teh Rosella tersebut, nilai sistolik dan diastolik para peserta menurun signifikan. 


Baca informasi lengkapnya di: http://www.deherba.com/manfaat-bunga-rosella-sebagai-antikanker-dan-antihipertensi.html#ixzz2YNhLIPqn

Rabu, 03 Juli 2013

WASPADA STROKE DI USIA PRODUKTIF

Stroke merupakan kondisi dimana sel-sel otak mati karena kekurangan oksigen. Hal ini disebabkan adanya suatu halangan di dalam aliran darah atau pecahnya pembuluh arteri. Stroke bisa menyerang siapa saja tak terkecuali Anda yang berada pada usia produktif. Menurut BPS usia yang tergolong produktif adlah usia 15-64 tahun. Jadi, Anda yang berada di rentang usia ini sebaiknya benar-benar memperhatikan pola hidup, terlebih menyangkut pola makan.
Untuk menjaga pola hidup, anda bisa mulai melakukan hal-hal berikut ini.
1.       Diet sehat dan seimbang
Diet sehat dan seimbang dapat diartikan dengan mengkonsumsi banyak buah dan sayuran segar, susu renndah lemak, serta rendah natrium (asupan garam harian tidak boleh melebihi 2.300 miligram atau sekitar 1 sendok teh)
2.       Aktifitas fisik secara teratur
Latihan degan tingkat sedang (akumulasi 30-60 menit) 4 sampai 7 hari dalam seminggu. Misalnya jalan santai, joging, bersepeda, dan berenang. Pasien beresiko tinggi direkomendasikan untuk mengikuti program yang diawasi medis.
3.       Kendalikan berat badan
Mempertahankan indeks masa tubuh (IMT) PADA KISARAN 18,5 SAMPAI 24,9 kg/m2 dan lingkar pinggang kurang dari 80 cm bagi perempuan dan kurang dari 90 cm bagi pria (standar Asia Timur dan Selatan).
4.       Stop merokok
Roko merupakan salah satu faktor pemicu terbesar terjadinya stroke. Ada beberapa cara untuk menghentikan kebiasaan merokok dengan terapi pengganti nikotin (permen karet) dan terapi tingkah laku.
5.       Kendalikam hipertensi dan kontrol gula darah
Menurunkan tekanan darah yang tinggi sampai target kurang  dari 140/90 mmHG (tanpa penyakit penyerta lain). Kontrol gula darah dengan target HbA1C <6,5 persen
6.       Hiperkolesterolemia

Bagi penderita kolesterol tinggi (hiperkolesterolamia), pemberian statain dan modifikasi gaya hidup dengan target kadar kolesterol LDL kurang dari 100 mg/dl.

Minggu, 30 Juni 2013

JAGA KESEHATAN JANTUNG SEJAK DINI

Penyakit jantung hingga kini masih menjadi salah satu penyebab utama kematian, baik di dunia maupun di Indonesia. Repotnya, hidup kita dewasa ini dikelilingi kebiasaan dan bahan makanan yang berbahaya bagi kesehatan jantung. Belum lagi, jika kita sejak dini tidak menyadari bahaya dan gejala gangguan jantung.

Gejala penyakit jantung antara lain:
1.       Penderita merasakan tekanan yang tidak menyenangkan
2.       Nyeri seperti diremas  di seputar dada hingga beberapa menit
3.       Nyeri juga bisa menjalar ke bahu, leher atau lengan
4.       Rasanya mungkin seperti di bawah tekanan, terbakar atau berbeban berat.
5.       Rasa tak nyaman di dada dibarengi kepala tersa ringan, pingsan berkeringat, nafas menjadi pendek-pendek., cemas, gugup
6.       Detak jantung meningkat dan tidak beraturan.

Lima usaha menuju jantung sehat:
1.       Makan makanan bergizi seimbang()
2.       Hindari rokok
3.       Hindari stress
4.       Menjaga tekanan darah
5.       Berolahraga dngan teratur

Terkait makanan, saat ini banyak studi mengenai diet makanan untuk menuju jantung sehat. Asam lemak omega 3 dikenal sangat berkhasiat dalam membantu jantung dalam beragam cara, seperti menurunkan tekanan darah, dan menekan resiko pembekuan darah. Pada pasien yang sudah mengalami serangan jantung, minyak ikan atau asam lemak omega 3 secara signifikan menurunkan resiko kematian mendadak.

BERHENTI MEROKOK ATAU IMPOTEN

Kebanyakan pria menganggap merokok membuat terlihat lenih jantan. Nyatanya sebaliknya, merokok bisa menjadi musuh nomor satu bagi kejantanan pria. Banak penelitian membuktikan, bahan-bahan kimia dalam setiap hisapan rokok bisa menyebabkan impoten atau disfungsi ereksi (DE).

Menurut Direktur Prevention Ressearch Center di Yale University School of Medicine, Dr David Katz “merokok mempercepat seseorang terkena resiko atherosclerosis, yaitu penyakit akibat terbentuknya plak di dinding arteri sehingga arteri menjadi lebih tebal dan menyumbat peredaran darah. Jika sumbatan tersebut terjadi pada bagian penis, terjadilah gangguan ereksi.

“Mungkin pria sulit meninggalkan rokok karena tidak takut ancaman penyakit jantung atau kanker paru-paru. Akan tetapi, jika sudah berkaitan dengan kejantanannya, semoga ini akan memotivasi mereka untuk membuang rokok” harap Dr Katz.

Menurut riset American Heart Associations Annual Conference of Radiovascular Disease Epidomiology and Prevention, pada 2003 dilaporkan, pada 3.764 pria menghabiskan 20 batang rokok sehari memiliki resiko terken DE hingg 60% dibandingkan pria yang tidak pernah merokok. Secar umum, pria perokok 30% lebih rentan terkena impoten ketimbang yang bukan perokok.

Autralia juga mencata hasil yang hampir sama yaitu dari 8.400 pria usia 16-59 tahun, terungkap bahwa dalam sehari menghabiskan satu pak atau kurang 24%-nya kedapatan kesulitan menjaga ereksi ketimbang yang tidak merokok.  Sementara itu, pria yang menghisap lebih dari 1 pak 39%-nya akan lebih mudah terkena impoten ketimbang yang tidak merokok. Para remaja sebaiknya juga berfikir ulang. Jika terus merokok, efek perusakan dalam tubuh akan terus berlanjut dan semakin parah saat mereka dewasa.


Sebenarnya semakin cepat seseorang berhenti merokok, resiko DE bisa dihindar. Namun, jika efeknya 
sampai pada gangguan ereksi atau impoten, tidak ada pilihan lain kecuali segera berobat ke dokter agar hubungan suami istri normal. On Clinic Indonesia adalah jaringan layanan kesehatan yang dapat membantu mengatasi disfungsi seksual pria, yang ejakulasi dini dan impoten, yang ditangani tenaga medis berpengalaman. (Info hungungi: 500.001)\




Marketing 4 campaign

Recent Post

Ad